Jagoan401 Bank • Playing for Victory Beyond the Kill Board
Jagoan401 Bank • Playing for Victory Beyond the Kill Board
Rp. 77.777,-
Unit price perGet it fast
Pickup
Loading store
Error loading
Limited Time Promotion
Financing
Trade in popup
Trade-In
Explore the devices to learn more.
Trade-in your device in 3 easy steps!
Please contact us at [email protected] if you have other enquiries. Trade-in program is provided by "Carousell".
Frequently Asked Questions
What do I need to bring along?
You will be required to bring your charger and cable for laptops.
What if I do not like the value after
assessment?
You can choose to not accept the trade-in value, but the value shown is final.
Can multiple devices be traded in during the
same transaction?
Unfortunately, only one device can be traded in per transaction.
Do I get to keep the memory card from the
trade-in devices?
We recommend that you remove and keep all your memory cards before you trade-in a device
Would I be able to get back my old device
back after the trade-in?
You would not be able to retrieve your old device as all trade-ins are final. Prior to trading in your device, we recommend backing up all your important content such as contacts, photos, videos, etc.
Can I trade-in my device if it does not
work?
We would not be able to assess your device if we are unable to power on your device.
What if my device is not found in the
trade-in device list?
You can head down to our stores to get your device assessed by our iStudio Experts to check if it is accepted.
Collapsible content
Terms and Conditions
- Customer affirms that s/he is at least legally 18 years of age.
- "Customer" means the undersigned that is the owner of the Product or has been authorised by the owner of the Product to make decisions on the Product.
- The Trade-in programme is provided to iStudio customers by Laku6 as a third party company. Apple is not a party in the transaction.
- Laku6 and iStudio reserve the right to refuse, cancel, or limit the programme for any reason and may change these terms and conditions at any time without prior notice.
- The Programme is provided for lawful purposes only, to the extent permitted by law, Customer agrees to indemnify iStudio, Laku6, its affiliate and any of its directors, officers, employees, affiliates, subsidiaries or agents from and against claims brought against any of them arising from Customer's breach of terms and conditions of the Programme.
- iStudio trade-in programme is only available at all iStudio stores (excluding Airport Terminal Stores)
- Total trade-in value is not transferable.
- iStudio reserves the right to refuse any customer's eligibility at any time in its discretion in the even of such customer's breach or suspected breach of any of the terms and conditions herein without prior notification or any liability to such customer whatsoever.
- iStudio reserves the right to vary any term or condition. iStudio will, where it is practicable to do so, give customers advance notice (which may be through written notice, electronic mail letters, iStudio website, or such other forms as iStudio deems appropriate) of such changes.
- This iStudio Trade-in programme is limited to one (1) device per eligible trade-in.
Why Shop Online
Ada satu momen yang sering kejadian, tapi jarang dibahas. Biasanya terjadi setelah match selesai. Lo buka kill board, lalu diem sebentar.
Kill lo sebenarnya tidak jelek. Damage juga masuk. Namun, hasil akhirnya tetap kalah. Dan anehnya, rasa capek itu bukan datang karena kalahnya, melainkan karena lo ngerasa sudah main dengan benar.
Di titik ini, banyak pemain mulai mikir macam-macam. Mulai dari kurang kill, kurang agresif, sampai merasa kurang kelihatan kontribusinya. Padahal, sering kali masalahnya bukan di cara main. Sebaliknya, masalahnya ada di cara kita menilai kemenangan.
Karena itulah, Jagoan401 Bank ngebawa sudut pandang yang jarang diomongin. Kill board itu indikator. Penting, iya. Tapi di sisi lain, dia bukan tujuan. Bahkan, kalau terlalu dijadikan patokan, kill board sering bikin pemain yang sebenarnya berdampak malah ngerasa salah.
Makanya, kalimat seperti “pantes aja gue sering main bagus tapi tetap kalah” sering muncul. Namun sebenarnya, kalimat itu muncul bukan karena lo salah main, melainkan karena lo pakai alat ukur yang keliru.
Kill Board Mengukur Aktivitas, Tapi Tidak Selalu Mengukur Dampak
Kill board itu jujur, tapi terbatas. Di satu sisi, dia mencatat siapa mengalahkan siapa. Selain itu, dia juga menghitung damage yang masuk. Namun di sisi lain, dia berhenti sampai situ.
Padahal, kill board tidak pernah cerita hal-hal penting lainnya.
Misalnya, dia tidak mencatat ruang yang berhasil lo amankan. Selain itu, dia juga tidak mencatat keputusan lawan yang batal karena posisi lo. Bahkan, perubahan tempo game akibat satu langkah kecil pun tidak pernah masuk statistik.
Sementara itu, di banyak match, keputusan paling menentukan justru tidak menghasilkan kill. Tidak masuk highlight. Tidak bikin scoreboard bersinar. Namun demikian, efeknya terasa sampai akhir game.
Contohnya, lo menahan posisi sehingga lawan tidak bisa maju. Atau, lo memaksa lawan muter jalur panjang sampai objektif mereka telat. Bahkan, ada kalanya lo memilih tidak fight, dan justru dari situ tim dapat opsi yang jauh lebih aman.
Hal-hal seperti ini memang jarang kelihatan di statistik. Akan tetapi, tanpa keputusan-keputusan tersebut, kemenangan sering kali tidak pernah kejadian.
Di sinilah biasanya muncul rasa lega. Akhirnya banyak pemain sadar kalau kontribusi besar itu sering sunyi. Dan pada akhirnya, itu hal yang wajar.
Bermain untuk Menang, Bukan untuk Terlihat Menang
Kalau kill bukan fokus, apakah berarti harus main pasif?
Tidak. Justru sebaliknya, bermain untuk menang berarti memilih aksi yang paling berdampak. Kadang itu agresif. Namun di momen lain, menahan diri justru jadi pilihan paling tepat.
Lalu, kenapa pemain dengan kill sedikit sering tetap krusial?
Karena mereka mengatur posisi, waktu, dan arah keputusan tim. Jadi, perannya bukan sekadar duel, melainkan mengarahkan permainan secara keseluruhan.
Terus, apa tanda pemain sudah terlalu terikat sama kill board?
Biasanya terlihat saat keputusan diambil demi angka. Bukan demi kondisi map, bukan demi objektif, dan bukan juga demi timing yang aman.
Kalau begitu, gimana cara tahu keputusan kita berdampak walau tanpa kill?
Sederhana saja. Kalau setelah aksi lo, tim punya ruang lebih luas dan pilihan lebih aman, maka dampaknya nyata.
Karena itu, bagian ini sering jadi validasi diam-diam. Banyak pemain akhirnya sadar kalau mereka tidak main buruk. Mereka cuma main tanpa sorotan.
Kemenangan Tidak Selalu Terlihat, Tapi Selalu Terasa
Kalau lo capek dinilai dari angka, tetapi tahu permainan berjalan karena keputusan lo, mungkin sudah waktunya berhenti ngejar papan kill.
Soalnya, menang bukan soal siapa yang paling kelihatan sibuk. Sebaliknya, menang itu soal siapa yang bikin game benar-benar selesai.
Karena alasan itu, Jagoan401 Bank memposisikan diri sebagai ruang buat belajar bermain untuk hasil. Tempat buat mengasah dampak yang tidak selalu terlihat. Bukan arena pamer statistik, melainkan arena untuk menutup kemenangan dengan rapi.
Pada akhirnya, kemenangan memang tidak selalu masuk highlight. Namun, kalau rasanya sampai ke layar kemenangan, berarti lo main dengan cara yang benar.
- JAGOAN401
- JAGOAN401 LOGIN
- JAGOAN401 DAFTAR
- JAGOAN401 SITUS